Wednesday, August 12, 2009

inilah cinta sejati..


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini

Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benar cinta yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rasul-Nya.


Pagi itu, walaupun langit telah mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayap. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan khutbah,"Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, Al-Qur'an dan sunnahku.

Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku." Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu.

Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya. Usman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba.

"Rasulullah akan meninggalkan kita semua,"keluh hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia.Tanda- tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Disaat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu. Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya, Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya.

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malakul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian panggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.

"Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu, " kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi. "Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu."Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, kerana sakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku."Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan telinganya.

"Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku, peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku, umatku, umatku" Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Kini, mampukah kita mencintai sepertinya? Allahumma sholli 'ala Muhammad wa baarik wa salim 'alaihi.

Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.



















3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."





Saturday, August 8, 2009

Doa Cepat Jodoh & Doa Putus Cinta (Hati Kecewa)

Assalamualaikum,
ana terjumpa doa-doa berikut di dalam buku bertajuk Ikhtiar Penyembuh Penyakit oleh Tuan Guru Dato Dr Haron Din..semoga berguna utk antum2 semua..Insyaallah

Doa Pendekat Jodoh
Photobucket

Doa Putus Cinta (Hati Kecewa)
Photobucket

insyaallah semoga diberkati Allah dan diberi kekuatan iman...

bila hati ini sunyi

Alhamdulillah ana diberi kesempatan utk menulis balik di blog ni..dah lama menyepi..
x sempat nak tulis..skrang ni ana posting community medicine kat juaseh kat negeri sembilan..

Alhamdulillah keadaan kat sini sgt damai walaupon panas sikit..cuaca kat sini panas sbb kawasan ni menerima hujan paling sikit kat Malaysia..dalam seminggu dua ni ana rase sgt hanyut dgn cinta dunia..sgt2 hanyut..mcm2 dugaan datang..x tau mcm mane nak handle..

Allah telah membuat hati yang muram menjadi tenang, yang suram menjadi bercahaya dan yang kerdil menjadi raksasa.

Sepertinya kita tidak boleh larut dalam kesedihan, kerana boleh jadi Allah menganugerahkan rasa sepi dalam hati kita untuk menguji betapa kuat cinta kita.

Sehingga dengan sepi itu kita mampu untuk lebih khusyuk untuk mendekati-Nya.

Rasulullah SAW bersabda,
“ Sesungguhnya orang mukmin itu adalah orang yang luar biasa, seluruh perkara dalam hidupnya adalah baik baginya. Ketika mendapat kemudahan ia bersyukur.Itu adalah baik baginya dan apabila ia ditimpa kesulitan maka dia bersabar dan itupun juga adalah baik baginya.”

Alhamdulillah ana teringat nasihat kawan2 ana, ingat Allah selalu.. Alhamdulillah dgn ayat quran, zikir2..hati jadi tenang..lagi beberapa minggu kita akan berpuasa..smoga diberikan kekuatan iman


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini


semoga Allah memberi kekuatan utk menempuh hidup ini..

Tuesday, February 17, 2009

Sunday, January 18, 2009

Rakyat yg tentukan....



best video ni..tgk2..takbir utk perjuangan Islam..

Saturday, January 10, 2009

Ya Allah hancurkan tentera Israel dgn serangan burung ababil..


Ababil - RAIHAN


Dapatkan Mesej Bergambar di Sini


bagai gempa bumi yang menggegarkan
tentera bergajah Abrahah
ingin memusnahkan Kota Mekah
kerana dengki benci terhadap rumah Allah

tiada yang mampu untuk membantu
mukmin hanya berserah kepada yang empunya Kaabah
yakin dan berdoa
Allah sendiri yg akan menjaganya

korus:
Ababil kisah benar dari Al-Quran
Ababil bukan hanya kisah dongengan
Ababil satu bukti bantuan Tuhan
jika kita bertakwa dan bertawakal kepada Nya

burung-burung Ababil dikirim Allah
melemparkan batu yang panas, batu dari neraka
menghancurkan bala tentera Abrahah, tanda pembelaanya

persoalannya mengapakah kita di zaman ini
dipermainkan sesuka hati oleh musuh kita
tiada pembelaan dari Tuhan untuk umat ini
kerna cinta dunia dan takut mati
(al-wahan)
cubalah kita koreksi diri

Friday, December 19, 2008

lagu kopratasa Aku bukan musuh harta..lirik ustaz Dr Asri


Aku Bukan Musuh Harta - Kopratasa

Mereka kata :

Mengapa kita tidak kaya raya?

Tengoklah si fulan itu,bermewahan saja..

Aku bertanya : apakah caranya untuk aku kaya?

Tapi.. secara mulia dan tanpa berdusta


Bukan kita tidak tahu

Jalan, denai dan liku

Agar harta ditemu dan disapu

Tapi semuanya cara palsu dan tipu..

Bukan kita tidak mahu,

Tapi kita tidak mampu,

Takut dan terkedu

Mengenangkan Yang Maha Satu

Yang Tiada BagiNya sekutu


Ya, telah kaya para pengkhianat,

Dengan harta yang sarat,

Tapi mereka lupa akhirat,

Balasan yang berat,

Dunia, jiwa bertukar menjadi keparat


Ya, telah kaya para pendusta,

Syarat mereka : lupakan Yang Esa,

Harta rakyat, semua disebat

Harta awam, semua dibekam

Hukum syaitan, mereka bertuhan


Kita pun ingin kaya,

Ada harta, ada kereta yang istimewa,

Ada rumah mewah yang melimpah,

Ada hidangan yang bukan sebarangan,

Ada duit yang bukan sedikit


Tapi, jalannya hendaklah suci,

Bukan seperti seorang pencuri,

Jika ada jalan yang mulia,

Di hujungnya ada harta,

Tunjukkan kita, di mana saja

Kita bukan musuh harta,

Kita cuma musuh pengkhianat bangsa

Dan Negara,

Apatah lagi pengkhianat agama..